Wednesday, 1 June 2016

Kebutuhan rumah di indonesia


Kebutuhan total permintaan rumah di Indonesia mencapai 1.550.000 per tahun, dengan estimasi 2015.

"Untuk estimasi 2015, per tahunnya sebanyak 1.550.000 unit," kata Direktur PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Raharjo Adisusanto  di Malang, Jawa Timur, Minggu (11/10).

Ia juga mengatakan estimasi waktu memenuhi permintaan atau backlog selama 20 tahun.

Sedangkan, penyediaan rumah yang sudah dibangun secara swadaya sebanyak 150.000 unit per tahun. Kemudian dibangun oleh pengembang sebanyak 250.000 unit per tahun.

Sehingga total penyediaan rumah sebanyak 400.000 unit per tahun. Dengan asumsi harga rumah Rp135 juta per tahun.

"Untuk pemenuhan rumah 1,55 juta unit, maka dibutuhkan pembiayaan perumahan sebesar Rp209 triliun," katanya.

Selain itu, untuk pemenuhan rumah masyarakat berpenghasilan rendah mencapai 609.516 unit. Sedangkan untutk target menengah ke atas sebanyak 396.484 unit, total sesuai program satu juta rumah dari pemerintah.

Sementara itu, hingga saat ini pencapaian laba bersih PT SMF telah mengalami kenaikan sebesar 46,56 persen, yaitu menjadi sebanyak Rp 192 miliar pada kuartal tiga.

"Seiring dengan kenaikan penyaluran pinjaman pada kuartal tiga ini menyebabkan Laba bersih kuartal tiga SMF ini mencapai 96,54 persen dari target, dan kami optimis sampai akhir tahun target laba bersih dan penyaluran pinjaman bisa tercapai," katanya.

Raharjo juga mengatakan bahwa pertumbuhan penyaluran pinjaman sampai September 2015 naik sebesar 20,33 persen dengan perbandingan tahun kemarin, hal itu menyebabkan penyaluran mencapai Rp 2,1 triliun.

Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa penyebab naiknya laba bersih, salah satunya adalah semakin banyaknya jumlah penduduk di Indonesia.

"Jika penduduk semakin banyak, maka banyak pula yang membutuhkan rumah, itu yang menjadi salah satu faktor terkuat," katanya.

Menurut data, populasi di Indonesia sudah mencapai 257 juta jiwa, dengan pertumbuhan penduduk rata-rata per tahun meningkat sebesar 1,49 persen per tahun.

Dengan rincian tersebut, maka prediksi kebutuhan rumah per tahun adalah mencapai 800.000 rumah per tahunnya.

"Oleh karena itu, kami berusaha memenuhi target dari pemerintah untuk membangun 1 juta rumah," tuturnya.

Antara

No comments:

Post a Comment